RSPI BAD HOSPITAL, RUMAH SAKIT PONDOK INDAH BENER2 JELEK dan MENGECEWAKAN !!!! (part 2)

Jam 4.30 pagi gue di telpon mama. Papa gawat dan harus masuk ICU sekarang juga! Kaget, gue langsung pergi ke RSPI. sampai disana, gue lihat mama lagi bicara dengan dokter ICu dengan nada marah. Alia sudah merah matanya kelihatan habis menangis. gue panik! Ternyata.. dari semenjak sore sampai pagi tidak ada satupun suster atau dokter yang datang memeriksa papa atau men-tensi papa!!! dua kali papa mencoba untuk berdiri dan jalan ke kamar mandi untuk buang air dan dua kali pula suster, mama dan alia gagal melarang papa berjalan. Kita orang awam dan ngga ngerti kondisi papa separah apa. ngga ada penjelasan dan ngga ada instruksi dari dokter dan suster… susternya pun diam saja. bahkan ada incident dimana dia tidak bisa membedakan obat penurun tensi dan obat untuk tidur menenangkan papa. Sungguh luar biasa!!!!! sampai akhirnya papa muntah2 di wc dan mulai bicara ngelantur dan slowly tidak sadarkan diri. Tengah malam itu sungguh cobaan dan pengalaman yang luar biasa buat mama dan Alia menyaksikan papa kondisinya menjadi kritis. kepalanya sakit sekali. kata Prof Yusuf rasanya lebih sakit dari sekedar stroke biasa… Allahu Akbar… sesak dan sakit dada gue melihat kondisi papa seperti itu.

Jam 5 papa masuk ICU Pondok Indah. Langsung ada tindakan dari dokter di ICU. Saat pergantian shift dokter, Dr. Grace yang tadi datang ke kamar papa untuk menjemput papa di gantikan dengan Dr. George, kepala ICU. Gue dan tante Butet masuk kedalam dan bicara dengan dokter George. Ternyata dia mengakui bahwa RSPI telah salah mengambil langkah dalam kasus papa. Pertama, kasus seberat papa seharusnya pasien langsung dimasukkan ke kamar ICU. BAAMM!!! seperti dihantam bola beton muka gue!!! marah.. benci..!! sama dokter Witjahya semakin memuncak! dokter bodoh!!! lalu harusnya papa tidak boleh dibiarkan berjalan ke WC. harusnya papa di tidurkan agar tenang.. dan harusnya ada tindakan operasi dengan segera! bukan 5 hari observasi dalam 10 hari rawat biasa !!! Astaghfirullah…

Karena marah dan kecewa (again and again) dengan RSPI, gue minta sama dokter kalau gue mau papa di tangani oleh Prof. Dr. Yusuf Misbach. Tenyata Dr. George juga muridnya Prof Yusuf. Dia bilang akan bicara dengan direksi RSPI karena kasus ini serius.Dr. George mengakui selain ada kesalahan dari tindakan dan penanganan pertama kepada papa, dia juga bilang bahwa dia sudah menegur/memarahi dokter dan tim yang bersangkutan… begitu juga dengan Direksi. Semoga bener deh, biar kapok jangan sampai ada pasien mengalami hal spt papa.

Setelah menunggu Dr. George bicara dengan direksi RSPI, akhirnya saya dipanggil dan dokter mengatakan bahwa direksi RSPI setuju bahwa Prof. Dr. Yusuf Misbach menangani papa di rumah sakit pondok indah. Lalu kami dari pihak keluarga dipanggil ke ruangan dokter George untuk di briefing dan dijelaskan tentang kondisi papa. Siang itu, mulai banyak sekali tamu berdatangan. Sampai penuh ruang tunggu ICU dengan tamu-tamu yang tidak henti-hentinya berdatangan mendoakan dan menyampaikan supportnya pada kami. Kami benar2 merasa bersyukur dengan doa dan perhatian semuanya… dari keluarga, saudara, kerabat, teman teman dan sahabat-sahabat….


Dr. WITJAHYAKARTA ! DOKTER SYARAF BRENGSEK JAHANAM!!! BIADAB…

gue akan lanjutin lagi cerita ini… bare with me…. be back a.s.a.p !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: