Puisi Mama untuk Papa

Puisi ini disadur dari kartu ulang tahun dari mama untuk papa yang mama beli pas ke Singapore sama papa bulan April lalu… gue dan mama meng-edit puisi ini dan men-translate ke bahasa Indonesia untuk dimasukkan di dalam salah satu prakata buku Yasin-an untuk 40 harian papa tanggal 18 Juli 2008 nanti… setiap kali gue ketik, gue selalu berkaca-kaca kadang menangis… sedih banget kata-katanya….


gue hanya ingin menulis dan berbagi rasa sedih dan kehilangan serta keindahan cinta seorang istri untuk suaminya…


Suamiku,
engkau adalah cinta sejatiku
Bagiku, cintaku untukmu adalah untuk selamanya.

Selama aku memilikimu,
Aku mendapatkan segalanya yang aku butuhkan…

Persahabatanmu dan cintamu,
dan semua hal yang indah yang engkau bawa ke dalam hidupku,
tidak seperti hal-hal lain yang pernah aku tahu.

Hatiku menjadi sempurna dengan cintamu yang kita bagi bersama,
dan cinta kita selalu tumbuh berkembang menjadi sangat indah setiap harinya.

Masa-masa sukses bisa datang dan pergi,
dan semua materi telah memberi kita kesenangan yang sejenak.
Namun engkau tetap terus bersamaku, selalu…
dalam senyuman, dalam sentuhan, dalam kenangan, dalam perasaan,
dan dalam saat-saat yang kita berbagi dan habiskan bersama.

Teman demi teman datang ke dalam hidup kita,
kadang hanya dalam waktu yang singkat, tapi persahabatan yang
kita miliki dan bagi bersama sangatlah dalam dan abadi.
Bahkan jika semua orang tiba-tiba pergi meninggalkanku,
Aku tahu aku pasti masih tetap memilikimu sebagai sahabat sejatiku…

Kita telah melewati fase-fase hidup yang berbeda,
dengan segala dan semua perubahan serta rintangannya,
dan hari terus berganti dengan hari-hari lainnya.
Tetapi dalam melewati semua itu, cinta kita tetap utuh
dan tidak akan pernah berubah…

Kau selalu berikan padaku kekuatan saat aku benar-benar membutuhkannya,
dan engkau memberikan aku hadiah yang berharga dan terindah setiap harinya
dengan mencintaiku dan diriku, dan menerima aku apa adanya…

Aku tidak tahu bagaimana kau melakukan itu semua,
namun dengan caramu sendiri, engkau mengisi hidupku dan hatiku
dengan kebahagiaan yang selalu ada dan tidak akan pernah hilang.
Kamu membuat hidupku sempurna dan aku selalu mencintaimu selamanya…

Selamat ulang tahun untuk suamiku pada tanggal 20 May 2008, yang sedang sakit dan tak sadarkan diri di ruang ICU rumah sakit MMC Jakarta.

Yang mendoakan, mengasihi dan mencintai

Istrimu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: