Just a Thought: on Spinster

Suatu pagi disaat gue lagi mandi… gue tiba tiba kepikiran… kenapa yaa banyak banget di tahun ini, eh mungkin di beberapa tahun belakangan ini, banyak banget wanita wanita yang sudah berumur 30thn keatas namun belum menikah… bahkan, temen temen gue sendiri di umur 35 masih terlihat jauh dari rencana untuk married… boro-boro mau married, calonnya aja belum ada…

sigh…

gue jadi kepikiran beberapa teman baik gue, sodara gue, bahkan adik gue juga belum keliatan ada calonnya.. (adik gue alhamdulilah baru 30 tahun… dia cantik, baik, pemurah, penyayang, namun tidak agresif… tapi dia moody… mood nya bisa swing di pagi hari… gue sendiri juga suka pusink dibuatnya hehehe)
nah dari kepikiran soal wanita jaman sekarang itu, khayalan di kepala gue muter muter deh… sampe mikirin soal pengkategorian… kenapa wanita banyak yang belum menikah di usia 30 keatas… di Amerika itu adalah hal biasa… mereka lebih berfokus kepada umur 30 adalah turning point terhadap apa yang mereka sudah achieve di umur segitu… spt karir misalnya… kalo di Indonesia, tidak selalu wanita yang belum menikah di umur itu adalah wanita karir… jadi, apa sih penyebabnya? Kekurangan jumlah laki-laki kah atau memang terlalu banyak lelaki brengsek yang ga pantas untuk di kawinin… (hahah ini gue rada setuju!)

balik ke soal wanita diumur 30 keatas yang belum menikah, masyarakat Indonesia menyebutnya perawan tua (nah di Amrik ga bisa dibilang begitu, karena mereka mayoritas sudah tidak perawan dan mereka enjoy being single, disamping itu masyarakatnya ga bermulut nyinyir ngomongin tuh cewek-cewek single above 30).. namun di Indonesia, (walau banyak juga yang ga perawan hihih) tapi masyarakatnya masih melihat wanita berumur 30 belum menikah adalah sesuatu yang janggal… gue paling risih kalo ada acara kumpul-kumpul keluarga atau kerabat, suka tanya kenapa si A si B belum menikah… gue tau banget tuh, orang yang ditanya pasti udah bete banget… cuma yang nanya suka ngga berperasaan.. dikira normal kali ya pertanyaannya… apakah mereka juga ngga tau kalo yang ditanya seringkali punya pertanyaan ke diri mereka dan itu membuat mereka sedih…annoying sekali… apalagi kultur disini kalo masih remaja ditanya pacar, abis itu ditanya kapan kawin, kalo udah kawin ditanya kapan punya anak.. abis punya anak ditanya kapan anak kedua… and so on and on and on… *sigh… (don’t get me wrong here, Tanya sih boleh, tapi setiap kali ketemu kalo nanya hal yang sama terus menerus kan nyebelin.. eh ini berdasarkan curhatan banyak cewek lho, bukan pengalaman pribadi doank hihihi)
Nah… lalu gue merembet deh pikirannya… bagaimana dengan janda janda cerai yang kini kian marak meramaikan jagad raya Indonesia saat ini… umurnya antara 25 sampai 40-an banyaknya minta ampun… di infotainment aja udah banyak.. apalagi orang biasa… mungkin juga gue bisa aja menyusul… (berdoa terus supaya Allah kasih yang terbaik buat gue, dan semoga keadaan menjadi lebih baik sehingga gue ga perlu ikut-ikutan meramaikan trend kawin-cerai itu)… dan gue menjadi berpikir….
Jika dilihat dari perasaan si wanita-wanita tersebut, image thd nasib, masa depan, dan lingkungan mereka… mana yang at least ada di tempat yang better? Perawan tua kah? atau janda cerai?
hmm.. gue ngga bisa jawab…. pingin tanya tapi pasti semua ingin mendapatkan simpati dan list yang lebih…
Lalu gue tanya ke temen2 cowok gue… (karena kalo tanyanya cewek gue bisa pusink sendiri pasti… maybe soon I will ask and post their answer…) dan temen temen gue yang cowok semua bilang, mending janda cerai…asal punya pekerjaan…

Dan pikiran gue pun kembali menerawang… mencoba untuk menganalisa jawaban mereka… “hhmm… apa iya???”

Pphhh…. gue melihat sedikit pencerahan terhadap masalah yang kini gue tengah hadapi.. tapi gue jadi rada panik… gue harus mencarikan pacar untuk adik gue…. eh ralaatt… gue mau berdoa yang kenceng banget buat adek gue supaya dia bisa cepat dapat jodoh yang baik.. terbaik deh… paling ngga orang itu rada memper-memper papaku yang I think was the best man I have ever known…

Jaman sekarang banyak wanita yang sukses dan maju… ga sedikit dari mereka yang bisa sukses dalam relationship untuk mendapatkan laki-laki yang bisa mengimbangi mereka… tapi banyak juga laki-laki yang melempem…kayak krupuk yang masuk angin😛 apalagi jaman sekarang… banya yang matre… yang masa depannya ngga secerah cewek… dan yang paling seram adalah banyaknya laki laki yang di luar sepengetahuan pasangannya punya pasangan lain yang bahkan bisa sejenis alias bisex!!! Juga yang suka pakai perempuan bayaran!! Tragisnya, I know some of those men!! and it scared me to death… alhamdulilah sih suami gue tampaknya tidak berorientasi ke arah itu… Jangan sampee…!!

So… mungkin tulisan gue ini agak amburadul yaa.. (maklum nulisnya keburu-buru karena nyuri waktu kerja hihii) tapi paling ngga message yang mau gue sampaikan udah tertuang deh…

I am part of that modern women.. who works, have high educational degrees, have a little bit of a career minded, have high goals and some achievements… I am married but no kids yet, but I don’t know what my future will say… I have encounter some crisis that lead to a probably divorce situation… now we are trying to have our marriage to survive…. we’ll see…

Although up till now I am not yet (separated nor divorce.. and still married and trying to fix things with my other half..) but still… I am part of that generation (those women I’ve mentioned above)… though I have a spouse, I still think, where are those nice men… husband quality men, those who are like my father.. a responsible, religious, super smart, diligent, sincere, patience man, all good things that describe an ideal man through the eyes of me, where are they?? I had one and I lost him… I stupidly got him away… but what’s the use regrets? The best thing is just to move on… think life as an adventure.. who knows those women will find their soulmate.. if they don’t, just enjoy life to the fullest and thank to God for all the good things God has given them… masa iya sih diantara kesusahan tidak ada kebaikan?

**I am not trying to be wise here, but positive thinking membantu gue untuk bangun dari keterpurukan dari masalah gue sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: